KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

Masalah Umum Ibu Menyusui

Posted on: November 27, 2012

Image

Memberikan ASI adalah keputusan terbaik seorang ibu. Namun, tidak jarang ibu yang merasa putus asa karena merasa tidak mampu memenuhi kebutuhan ASI karena beberapa masalah umum ketika menyusui. Sehingga, seringkali ibu menghentikan pemberian ASInya dan menggantinya dengan susu formula.

Berikut adalah beberapa masalah yang umumnya dialami oleh ibu pada saat menyusui:

1. Nyeri pada puting.  Puting bisa menjadi sakit karena beberapa alasan, kebanyakan dikarenakan daerah sensitif yang kasar dan pecah.  Anda tidak dapat melembutkan puting sebelum bayi lahir sehingga Anda harus menunggu bayi untuk melakukan hal ini sendiri.  Puting nyeri dapat disebabkan salahnya posisi bayi sewaktu menyusu. Hal ini terjadi ketika bayi hanya menghisap pada puting dan sebagian besar aerola tidak masuk ke dalam mulut bayi. Kebanyakan ibu yang mengalami hal tersebut akan mengatakan bahwa nyeri puting menghilang pada minggu pertama atau kedua.  Tetapi yang sebenarnya terjadi adalah, nyeri tersebut akan hilang ketika ibu dan bayi sudah mendapatkan posisi yang tepat ketika menyusui.

2. Sariawan adalah masalah umum menyusui yang disebabkan oleh infeksi  jamur  Candida Albicans. Dimana jamur ini hidup didalam tempat yang hangat, gelap dan lembab. Seperti daerah sekitar puting dan mulut bayi. Sariawan bisa menyebabkan nyeri puting, bintik merah pada selangkangan bayi, lapisan putih pada lidah bayi atau nyeri pada payudara. Tidak ada tes diagnostik untuk sariawan dalam kombinasi ibu dan bayi, jadi jika hanya ada satu gejala maka dokter akan mengobati keduanya, yaitu ibu dan bayi.  Hal ini jika yang terinfeksi bayi maka dia akan mentransfer jamur kepada ibu disaat menyusui atau sebaliknya.  Obat yang digunakan untuk mengobati Sariawan tidak benar-benar membunuh jamur tetapi hanya mencegah.  Oleh karena itu akan memakan waktu hingga 1 minggu untuk menyembuhkan ketidaknyamanan atau nyeri tersebut.

3. Masalah dengan let-down refleks akan menyebabkan bayi mendapatkan sedikit pasokan susu dan payudara ibu menjadi membesar. Let-down refleks secara signifikan disebabkan oleh stres, sehingga penyembuhan tercepat untuk mengatasinya adalah pergi ke daerah yang tenang yang mungkin memiliki lampu redup, mendengarkan musik lembut dan santai. Sehingga ibu dan bayi dalam posisi yang sangat nyaman dan rileks. Hal ini berkaitan dengan dilepasnya hormon oksitosin pada tubuh ibu.

4. Pembengkakan payudara pada minggu pertama dan kedua menyusui. Umumnya tjd ketika bayi menuntut produksi susu lebih tinggi disaat mengalami lonjakan pertumbuhan.  Kadang-kadang pembengkakan dapat menghambat proses menyusui karena bayi tidak dapat latch on dengan benar.  Tindakan yang harus kita ambil adalah mengompres payudara dengan air hangat untuk melunakkan jaringan payudara.  Memakai bra yang sesuai juga dapat mengurangi ketidaknyamanan dan menyusui minimal 8 kali sehari selama 15 menit akan membantu meringankan masalah ini.  Dengan cepat tubuh Anda akan dapat mengakomodasi kebutuhan bayi dan ketidaknyamanan ini akan hilang.

5. Produksi ASI  yang rendah.  Hal ini dapat terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya ketika payudara ibu membengkak. Hal ini menyebabkan ibu merasa tidak nyaman untuk menyusui. Hal ini dapat ditangani dengan mengompres payudara  dengan kain hangat atau memompa beberapa menit untuk melunakkannya.

6. Payudara kecil. Pada dasarnya, ukuran payudara tidak menentukan banyak atau tidaknya produksi ASI.  Yang perlu diperhatikan adalah waktu pemberian ASI. ASI diproduksi dengan prinsip sesuai permintaan.  Ketika bayi lapar dia akan mengalami lonjakan pertumbuhan maka menyusu lebih sering, ini dapat memicu tubuh ibu  untuk memproduksi lebih banyak ASI.  Namun, jika ibu menganggap bahwa menyusui itu dijadwalkan, maka bayi tidak mendapatkan cukup ASI saat ia lapar dan dia tidak memicu tubuh ibu untuk membuat susu lebih baik.

7. Saluran susu yang tersumbat.  Saluran susu dapat tersumbat jika ibu mengenakan bra yang sempit atau jika posisi bayi menyusu tidak tepat.  Ibu mungkin merasa nyeri, panas dan memerah pada sekitar payudara.  Kadang-kadang ada bintik putih pada puting susu.  Melalui pijatan lembut pada payudara serta kompresan hangat, masalah  bayi menyusu dapat diatasi dengan cepat.

Sangat dianjurkan bagi ibu untuk banyak menggali informasi mengenai pemberian ASI dan mencari konsultan ASI untuk membantu menangani masalah-masalah dalam memberikan ASI.  Karena, beberapa ibu mungkin memiliki kasus khusus.

Sumber: Lina Sukandar Blogspot

About these ads
Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.198 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: