KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

Image Kehamilan merupakan salah satu moment membahagiakan. Namun, selain kecenderungan ‘ngidam’ dan mual-mual yang sering dijumpai pada ibu hamil, berbagai ‘tantangan’ kesehatan pun seolah menghantui kebahagiaan ibu dalam menjalani kehamilannya. Salah satunya adalah Gestational diabetes (diabetes melitus gestasional atau, GDM). Adalah suatu kondisi di mana perempuan tanpa sebelumnya didiagnosis diabetes menunjukkan kadar glukosa darah tinggi selama kehamilan. Umumnya, diabetes ini akan hilang dengan sendirinya setelah melahirkan. Tetapi, tentu saja ketika hal ini terdiagnosa, hal pertama yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter dan menjalani perawatan yg dianjurkan dengan seksama. Disamping itu, hal utama yang juga perlu diperhatikan adalah menjaga pola makan.

Tantangan dalam menjaga pola makan ibu hamil dengan GDM, bisa dibilang cukup membutuhkan ketelitian. Karena, di satu sisi kadar insulin kita tidak cukup untuk mengolah gula menjadi energi sehingga kadar gula (dari karbohidrat) menjadi semakin tinggi; di sisi lain, kita tetap dan mau tidak mau memerlukan karbohidrat sebagai suplai energi bagi tubuh. Kesimpulannya, kadar gula juga mau tidak mau, sedikit demi sedikit, bahkan cepat atau lambat, akan bertambah dan semakin meningkatkan resiko penyakit lainnya seperti jantung, hipertensi, dan sebagainya.

Asupan sehari-hari yg cukup aman untuk ibu hamil dengan diabetes ini adalah dengan memperbanyak konsumsi buah-buahan segar dan sayur. Jika suka, asupan berupa kacang-kacangan juga boleh dipakai sebagai ganti nasi. Selain itu, tetap cermati jumlah kalori yang berasal dari berbagai makanan berlemak untuk tidak melebihi 30 persen dari seluruh jumlah nutrisi sehari-hari. Jika dirasa masih lapar, ibu hamil penderita penyakit diabetes gestational dapat menambah asupan makanan dengan makanan berat (nasi, daging, dan lain-lain) dengan porsi yang lebih kecil atau sedikit.

Hal penting lainnya, adalah dengan melakukan olah raga sesuai saran dokter dan pakar medis lainnya. Berjalan santai dan atau berenang bisa jadi sangat membantu mengontrol berat badan dan, utamanya, kandungan gula dalam darah.

Last but not least, melakukan pemeriksaan kadar gula secara teratur bagi ibu hamil penderita diabetes kehamilan, sangat dianjurkan. Ada kemungkinan bahwa penderita GDM akan memperoleh pengobatan berbasis insulin. Hal ini tidak perlu dikhawatirkan karena insulin tidak akan diteruskan ke tubuh janin dalam kandungan, karenanya sama sekali tidak berbahaya bagi sang bayi sendiri.

Apapun jenis tantangan yang dihadapi selama masa kehamilan, memberikan ‘keindahannya’ sendiri. Nikmati, berikan yang terbaik untuk diri dan si kecil; rayakan setiap momen hadirnya si kecil dengan kebahagiaan.

Sumber: Tipsibunda.com

Diabetes Pada Masa Kehamilan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: