KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

Manfaat Inisiasi Menyusui Dini

Posted on: Desember 31, 2012

Image

Dalam dua tahun belakangan ini, Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Kesehatan gencar menggalakkan program pemberian ASI ekslusif. Dimana Inisiasi Menyusui Dini atau IMD dan rawat gabung bayi dan ibu adalah hal yang juga diwajibkan di dalamnya. Inisiasi Menyusu Dini adalah proses bayi menyusu segera setelah dilahirkan, dimana bayi dibiarkan mencari puting susu ibunya sendiri (tidak disodorkan ke puting). IMD menjadi hal yang penting karena akan sangat membantu dalam keberlangsungan pemberian ASI dan lamanya menyusui. Dengan demikian, bayi akan terpenuhi kebutuhannya hingga minimal usia 2 tahun, dan mencegah anak kekurangan gizi.

 Adapun manfaat Inisiasi Menyusui Dini untuk Ibu dan Bayi adalah sebagai berikut:
Untuk Ibu:

  1. Meningkatkan hubungan khusus antara ibu dan bayi
  2. Merangsang kontraksi otot rahim sehingga mengurangi resiko perdarahan sesudah melahirkan
  3. Memperbesar peluang ibu untuk memantapkan dan melanjutkan kegiatan menyusui selama masa bayi

       d. Mengurangi stress Ibu setelah melahirkan

Untuk bayi:

a.    Dada ibu menghangatkan bayi dengan tepat selama bayi merangkak mencari payudara. Ini akan menurunkan kematian karena kedinginan (hypotermia).

b.    Ibu dan bayi merasa lebih tenang. Pernapasan dan detak jantung bayi lebih stabil. Bayi akan lebih jarang menangis sehingga mengurangi pemakaian energi.

c.    Saat merangkak mencari payudara, bayi memindahkan bakteri dari kulit ibunya dan ia akan menjilat-jilat kulit ibu, menelan bakteri baik di kulit ibu. Bakteri baik ini akan berkembang biak membentuk koloni di kulit dan usus bayi, menyaingi bakteri jahat dari lingkungan.

d.    “Bonding” (ikatan kasih sayang) antara ibu-bayi akan lebih baik karena pada 1-2 jam pertama, bayi dalam keadaan siaga. Setelah itu, biasanya bayi tidur dalam waktu yang lama.

e.    Makanan awal non-ASI mengandung zat putih telur yang bukan berasal dari susu manusia, misalnya dari susu hewan. Hal ini dapat mengganggu pertumbuhan fungsi usus dan mencetuskan alergi lebih awal.

f.     Bayi yang diberi kesempatan menyusu lebih dini lebih berhasil menyusui ekslusif dan akan lebih lama disusui.

g.    Hentakan kepala bayi ke dada ibu, sentuhan tangan bayi di puting susu dan sekitarnya, emutan, jilatan bayi pada puting ibu merangsang pengeluaran hormon oksitosin.

h.    Bayi mendapatkan ASI kolostrum  yaitu ASI yang pertama kali keluar. Cairan emas ini kadang juga dinamakan the gift of life. Bayi yang diberi kesempatan inisiasi menyusu dini lebih dulu mendapatkan kolostrum daripada yang tidak diberi kesempatan. Kolostrum, ASI istimewa yang kaya akan daya tahan tubuh, penting untuk ketahanan terhadap infeksi, penting untuk pertumbuhan usus, bahkan kelangsungan hidup bayi. Kolostrum akan membuat lapisan yang melindungi dinding usus bayi yang masih belum matang sekaligus mematangkan dinding usus ini.

i.    Ibu dan ayah akan merasa sangat bahagia bertemu dengan bayinya untuk pertama kali dalam kondisi seperti ini. Bahkan, ayah mendapat kesempatan mengazankan anaknya di dada ibunya. Suatu pengalaman batin bagi ketiganya yang amat indah.

Banyak Rumah Bersalin, bidan, dan klinik melahirkan yang kini tertib melakukan IMD. Meskipun demikian, masih banyak yang ‘lupa’ akan pentingnya IMD. Oleh karena itu, diperlukan kerjasama dari orang tua bayi untuk senantiasa mengingatkan dan meminta hak Ibu dan bayi kepada dokter, bidan ataupun suster yang membantu persalinan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: