KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

Langkah-Langkah Menstimulus ASI

Posted on: Mei 2, 2013

ASI merupakan pemberian terbaik ibu bagi bayinya. Salah satu langkah untuk mendukung hal tersebut adalah dengan melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD). Setelah ibu hamil melahirkan, Air Susu Ibu (ASI), walaupun sedikit,  biasanya langsung bisa dikeluarkan sehingga ibu bisa langsung melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD).

Image

Banyak ibu yang beranggapan bahwa ASI bisa langsung keluar seperti air mengalir secara tiba-tiba. Padahal mekanismenya bukanlah seperti itu. ASI akan keluar ketika puting payudara mendapatkan rangsangan dari mulut bayi. Rangsangan ini akan membuat hormon oksitosin meningkat dan payudara mengeluarkan ASI.

Namun, dalam kasus-kasus tertentu seperti bayi prematur, ibu tak langsung bisa melakukan IMD. Akibatnya, ASI tidak bisa keluar karena hormon oksitosinnya tak terangsang. Jika hal ini terjadi,  ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk merangsang hormon oksitosin. Antara lain:

1. Menenangkan diri
Ketika belum bisa mengeluarkan ASI, biasanya ibu-ibu yang baru melahirkan akan langsung panik. Jika ini terjadi, cobalah untuk menenangkan diri. Duduklah dengan tenang sendirian. Namun jika lebih tenang ditemani seseorang, pilihlah orang yang bisa mendukung dan menenangkan Anda. Ketenangan akan membantu  menstimulasi otak dan memerintahkan pengeluaran oksitosin yang merangsang keluarnya ASI.

2. Kontak kulit dengan bayi
Ketika bayi lahir prematur, mungkin tidak ada kesempatan untuk bisa  langsung menyusui si kecil. Agar ASI bisa keluar, paling tidak lakukan kontak kulit dengan si kecil.

3. Melihat foto bayi
Jika tidak memungkinkan untuk melakukan kontak kulit dengan si kecil, ada cara lain untuk menstimulasi keluarnya ASI. Ibu  bisa melihat foto si kecil, mendengarkan rekaman suara tangisannya, atau mencium bau tubuh dari bajunya.

4. Hypnobreastfeeding
Untuk meningkatkan produksi ASI, ibu bisa menerapkan hypnobreasfeeding sendiri di rumah. Teknik ini dilakukan dengan memasukkan kalimat motivasi ke dalam pikiran bawah sadar ibu. Ibu bisa membayangkan ASI sedang mengalir deras seperti air mancur dan si kecil minum ASI  sampai kenyang. Bayangan ini akan masuk ke dalam pikiran bawah sadar, sehingga bisa memotivasi ibu memproduksi ASI. Selain itu, ibu juga bisa menerapkan teknik pernafasan untuk membantu menjadi  rileks. Jika teknik ini berhasil, payudara akan mengencang karena peningkatan jumlah produksi ASI.

5. Minuman hangat
Minuman hangat seperti susu, teh, atau kopi akan membantu untuk menenangkan diri. Kondisi tubuh yang tenang akan membantu mekanisme tubuh kembali normal dan meningkatkan ASI. Yang paling penting adalah menghindari stres. Karena stres akan semakin menghambat produksi ASI.

6. Menghangatkan payudara
Biasanya ketika ASI sulit diperah, payudara akan membengkak. Untuk meredakannya ibu bisa menghangatkan payudara dengan mengompresnya atau mandi air hangat. Cara ini juga bisa membantu menstimulasi keluarnya ASI.

7. Merangsang puting susu
Selain rangsangan dari mulut bayi, rangsangan juga bisa dilakukan dengan cara menarik lembut atau memutar perlahan puting susu. Atau bisa juga dengan cara memijatnya perlahan atau sekadar mengusapnya.

8. Pijat
Meminta suami atau anggota keluarga lain untuk memijat punggung dan leher si ibu, akan membantu ibu untuk merasa lebih rileks. Ketika dipijat, posisikan diri dalam posisi setengah menunduk. Akan lebih baik jika  melepaskan baju, sehingga payudara akan jatuh ke bawah. Mulailah memijat dari bagian leher ke punggung dengan menggunakan ibu jari.

Sumber: Fimela

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: