KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

Waspadai Infeksi Dari Virus Toxoplasma

Posted on: Juni 3, 2013

Image

Infeksi yang disebabkan oleh  virus Toxoplasma bisa berakibat fatal bagi tumbuh kembang janin. Toxoplasma gondii adalah parasit yang menumpang hidup pada hewan “induk semang” seperti kucing, anjing, kelinci, kambing, atau babi.

Parasit jenis tersebut dapat menginfeksi melalui:

  1. Sentuhan langsung telapak kaki dengan permukaan tanah yang tercemar parasit Toxoplasma gondii.
  2. Konsumsi daging yang kurang sempurna pematangannya, atau sayuran dan buah-buahan mentah tanpa dicuci bersih.

Gejalagejala yang timbul jika terinfeksi parasit tersebut, biasanya penderita mengalami demam, sakit kepala, badan lemah, pembengkakan kelenjar getah bening, penglihatan terganggu, disorientasi, gemetar, kejang, bahkan perubahan kepribadian.

Ada atau tidaknya infeksi dari parasit tersebut, dapat dideteksi melalui pemeriksaan darah di laboraturium, yaitu:

  • Ada antibody immunoglobulin M (IgM), berarti di dalam tubuh sedang terjadi infeksi toksoplasma akut (belum lama terjadi).
  • Kadar immunoglobulin G (IgG) meningkat empat kali lebih tinggi dari hasil pemeriksaan tiga minggu sebelumnya, juga menunjukkan aktifnya infeksi.

Namun, meski seseorang dinyatakan positif terinfeksi toksoplasma, belum tentu langsung tampak gejala sakit. Bila daya tahan tubuh orang tersebut kuat, parasit tidak aktif, hanya “tidur.” Setelah kondisi tubuh orang itu lemah, infeksi menjadi aktif.

Dampak yang timbul dari terinfeksinya parasit ini adalah resiko terjadinya kelainan berat pada janin lebih besar bila terinfeksi di trimester pertama dan kedua.  Namun, kemungkinan tertular di trimester ini lebih rendah dibanding di trimester akhir.
Bila terinfeksi, janin mengadapi risiko seperti:

  • Kelainan sistemik, seperti kuning, pembesaran hati dan limpa, juga pendarahan.
  • Kelainan saraf mata.
  • Gangguan fungsi saraf pusat (gangguan kecerdasan dan keterlambatan bicara).
  • Cacat bawaan, seperti pembesaran kepala (hydrocephalus).
  • Keguguran.

Mengingat resikonya yang besar pada ibu hamil dan janin, dokter akan memberi obat khusus untuk membunuh parasit dan mencegah infeksi toksoplasma aktif atau bertambah parah. Sementara bagi yang pernah menderita infeksi toxoplasma, hendaknya terus memantau kondisi tubuhnya dna mengonsumsi obat untuk mencegah aktifnya kembali toxoplasma, hingga tubuh benar-benar dinyatakan bersih dari parasit.

Sumber: Ayahbunda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: