KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

MITOS: Ukuran Payudara Mempengaruhi Produksi ASI

Posted on: Oktober 8, 2013

Besar kecilnya payudara seorang wanita, seringkali dikaitkan dengan mitos banyaknya produksi ASI yang dihasilkan, bahwa semakin besar ukuran payudara, akan semakin banyak produksi ASInya.

Payudara adalah kelenjar keringat yang dimodifikasi. Payudara terdiri dari puting, aerola, dan jarigan lunak. Ada beberapa kelenjar penghasil ASI yang independen dalam payudara. Setiap kelenjar ini memiliki ribuan alveolus miksroskopis (kantong-kantong kecil). ASI diproduksi di dalam alveolus ini melalui darah yang mengalir melewatinya. ASI kemudian dimasukkan ke dalam saluran kecil yang melekat pada alveolus. Dari saluran ini, ASI akhirnya masuk ke suatu bukaan yang disebut lactiferus sinus di bawah daerah aerola. Maka setiap kelenjar penghasil ASI yg terpisah mengeluarkan ASI pada lactiferus sinus yang berbeda. Setiap lactoferus sinus membuka ke luar tubuh melalui saluran lactiferus. Semua kelenjar penghasil ASI dikelilingi oleh lemak dan jaringan penghubung. Ukuran payudara tergantung pada jumlah lemak dan jaringan penghubung ini.

Image

Jadi, ukuran payudara sama sekali tidak berpengaruh pada banyak/tidaknya produksi ASI. Artinya, walaupun payudara kecil, ASI yang diproduksi akan sama banyaknya dengan yang dibutuhkan oleh bayi.

Sumber: ASI dan Menyusui

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: