KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

Seputar Kehamilan Kembar

Posted on: Oktober 11, 2013

Image

Bagi beberapa pasangan menikah, memiliki bayi kembar merupakan hal yang didambakan. Karena, memang hal tersebut merupakan ‘fenomena’ yang jarang terjadi. Kemungkinan terjadinya hamil kembar hanya 3% dari seluruh kehailan yang terjadi di dunia. Berikut adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hamil kembar:

  1. Keturunan

Kemungkinan terjadinya bayi kembar, dapat terjadi bila keluarga dari pihak wanita (ibu) memiliki riwayat atau garis keturunan kembar.

2. Suku Bangsa

Bangsa Afrika dan/atau Bangsa Eropa memiliki kemungkinan hamil kembar lebih tinggi bila dibandingkan dengan Bangsa Asia.

3. Usia Ibu

Bila usia ibu mendekati 37 tahun, semakin besar kemungkinan mendapatkan hamil kembar. Namun, setelah melewati usia 37 tahun, kemungkinannya menurun.

4. Tekhnologi Bayi Tabung

Melalui tekhnologi ini, kemungkinan mendapatkan bayi kembar meningkat 16-40%. Bahkan, melalui program bayi tabung memungkinkan seorang ibu untuk mendapatkan bayi kembar lebih dari dua.

5. Gizi dan Nutrisi

Ibu dengan konsumsi nutrisi yang baik dan ukuran tinggi badannya tergolong tinggi, mempunyai kemungkinan hamil kembar lebih tinggi dibandingkan ibu dengan asupan nutrisi dan tinggi badan rendah.

6. Terapi Kesuburan

Penggunaan obat-obattan penyubur, dapat meningkatkan terjadinya kehamilan kembar.

Ada dua tipe kehamilan kembar, yaitu:

  1. Kembar Identik

Kembar tipe ini, berasal dari satu sel telur lalu membelah menjadi dua bagian yang sama persis. Hampir semua bayi kembar identik mempunyai jenis kelamin yang sama, penampilannya pun sangat mirip satu sama lainnya.

2. Kembar non-identik

Kembar non-identik berasal dari dua sel telur. Bayi dengan tipe kembar ini, biasanya mempunyai jenis kelamin yang berbeda dan tidak mirip satu sama lain. Kehamilan kembar ini, jarang terjadi. Karena, normalnya seorang wanita hanya mengeluarkan satu sel telur setiap bulannya.

Kehamilan kembar, memiiki resiko lebih tinggi dibandingkan dengan kehamilan normal. Berikut ini resiko yang mungkin terjadi pada kehamilan kembar:

  1. Berat badan ibu menjadi lebih berat
  2. Mual dan muntah lebih berat
  3. Kehilangan darah lebih banyak pada saat proses persalinan
  4. Angka keguguran meningkat
  5. Angka kelainan cacat bawaan meningkat
  6. Kelahiran prematur meningkat (lebih dari 50% bayi lahir pada usia kehamilan kurang dari 36 minggu)
  7. Kematian pada salah satu bayi kembar

Apapun kehamilan yang direncanakan dan didapat, menjaga kesehatan dengan optimal adalah hal utama yang harus dilakukan oleh pasangan.

Sumber: Solusi Sehat Seputar Kehamilan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: