KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

Istilah-istilah dalam ASI

Posted on: November 12, 2013

Image

Cairan berwarna putih yang keluar dari puting setelah seorang ibu melahirkan, memang dikenal sebagai Air Susu Ibu (ASI). Namun, ada istilah-istilah yang digunakan untuk mendefinisikan jenis cairan di dalam ASI. Salah satunya adalah Kolostrum, yang sudah semakin ‘familiar’ didengar. Selain kolostrum, ada yang disebut sebagai susu transisi, susu matang ( mature milk ), susu prematur, dan susu purnawaktu.

Di bawah ini, adalah pembahasan singkat mengenai istilah-istilah tersebut:

a. Kolostrum

Istilah ini, bukan lagi ‘nama’ yang aneh di telinga masyarakat, khususnya di kalangan ibu. Kolostrum adalah, susu khusus selama beberapa hari pertama pasca persalinan. Cairan ini, lengket, kental, dan berwarna kekuning-kuningan. Kolostrum merupakan cairan utama yang sebisa mungkin wajib dikonsumsi oleh bayi yang baru lahir. Karena, di dalamnya mengandung sejumlah antibodi yang melindungi bayi dari infeksi dan beberapa faktor peryumbuhan yang menolong perkembangan normal, serta pematangan saluran pencernaan. Maka, jika bayi yang baru lahir diberikan cairan lain selain kolostrum sebagai makanan pertamanya, bisa mengakibatkan rusaknya usus bayi.

Kolostrum juga mengandung protein serta vitamin A dan K yang lebih tinggi dibandingkan susu yang dikelularkan kemudian.

b. Susu Transisi

Tahap pengeluaran susu ini berlangsung selama 2 minggu setelah kolostrum habis dikeluarkan. Kuantitas susu meningkat dan akan ada perubahan dalam kekentalannya dan juga komposisinya. Pada masa ini, jumlah protein dan antibodi menurun, sedangkan jumlah lemak serta gula dalam ASI meningkat. Payudara ibu akan mulai terasa keras, penuh, dan berat.

c. Susu Matang

Image

Susu ini lebih cair daripada susu transisi, tetapi berproduksi dala kuantitas yang meningkat. Susu ini mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan bayi. Komposisinya bisa berubah bahkan selama suatu proses menyusui. Susu yang diproduksi pada saat awal menyusui disebut Fore Milk, sedangkan susu yang dikeluarkan pada saat menjelang akhir proses menyusui disebut Hind Milk.

Fore Milk, diproduksi dalam jumlah banyak untuk memuaskan rasa haus bayi. Wujudnya encer dan berwarna sedikit kebiru-biruan. Kandungan nutrisi di dalamnya, kaya akan laktosa, protein, vitamin, mineral, dan air. Susu ini hanya memiliki sedikit lemak.

Hind Milk, lebih kental dan berwarna lebih putih dibandingkan fore milk. Cairan ini lebih kaya lemak dan karenanya memuaskan rasa lapar bayi.

Penting untuk diingat, bahwa tidak ada perubahan tiba-tiba dari fore milk ke hind milk. Kandungan lemak secara bertahap meningkat dari awal sampai akhir penyusuan. Inilah sebabnya, ibu tidak seharusnya memindahkan bayi dari satu payudara ke payudara lainnya terlalu cepat.

d. Susu Prematur dan Susu Purnawaktu

Susu yang dikeluarkan oleh seorang wanita yang mengalami persalinan prematur, disebut sebagai susu prematur ( premature milk ). Susu ini mengandung protein, antibodi, dan laktoferin yang jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan susu matang. Cairan ini, jelas membantu untuk memenuhi tambahan kebutuhan bayi prematur.

Susu purnawaktu ( full-term milk ), adalah istilah yang digunakan untuk susu yang dikeluarkan oleh seorang wanita yang melahirkan bayi setelah menyelesaikan kehamilan selama 9 bulan.

Kayanya nutrisi dalam ASI untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang bayi, jelas membuktikan bahwa tidak ada alasan yang tepat untuk memberikan bayi ASI ekslusif. Jadi, jangan sedikitpun menyerah untuk memberikan yang terbaik bagi bayi anda.

Sumber: Manfaat ASI dan Menyusui

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: