KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

Barbeque Selama Masa Kehamilan

Posted on: Januari 27, 2014

Image

Acara-acara perayaan spesial, kerap diramaikan dengan sajian makanan yang dimasak dengan cara dibakar (barbeque). Hal ini seringkali menjadi pertanyaan para ibu hamil, apakah makanan-makanan bakar tersebut aman dikonsumsi atau tidak. Alasan utama untuk berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan barbeque adalah, adanya beberapa bakteri di daging dan ikan yang TIDAK matang sempurna. Beberapa bakteri tersebut antara lain, Salmonella, E coli atau campylobacter dan Toxoplasmosis. Salmonella, E coli  dapat mengakibatkan keracunan, tetapi tidak berpengaruh pada janin. Sementara Toxoplasmosis, dapat mempengaruhi kondisi kesehatan janin. Efek terburuk bagi janin dari bakteri ini adalah keguguran dan kematian bayi saat persalinan.

Hal utama yang penting diperhatikan oleh ibu hamil ketika mengkonsumsi makanan yang dibakar adalah kematangan sempurna bahan-bahan makanan. Selain itu, walaupun ikan diyakini mengandung banyak manfaat baik bagi perkembangan janin, ada beberapa jenis ikan yang justru mengandung banyak mercury. Seperti, hiu, marlin, beberapa jenis kerang dan swordfish. Jenis-jenis ikan tersebut, HARUS dihindari.

Berikut adalah tips bagi ibu hamil yang ingin mengkonsumsi makanan yang dibakar (barbeque):

1. Simpan dan bungkus rapat bahan-bahan mentah (daging dan ikan) di dalam kulkas, sehingga sari dan saus yang dicampurkan           tidak menetes ke bahan makanan lainnya.

2. Jangan menyimpan bahan makanan mentah terlalu lama di tempat yang terpapar sinar matahari.

3. Ketika menyiapkan untuk pembakaran, pastikan untuk memisahkan daging atau ikan mentah di wadah yang berbeda, jangan               mencampurnya dengan sayuran atau roti.

4. Gunakan peralatan yang berbeda untuk memasak daging atau ikan dengan peralatan yang digunakan untuk memasak sayuran.         Misalnya, jangan memakai pisau dan talenan yang digunakan untuk memotong daging atau ikan dengan yang digunakan untuk           memotong sayuran atau roti.

5. Jangan menempatkan daging atau ikan yang sudah matang di wadah yang sebelumnya digunakan untuk menyimpan bahan               makanan mentah atau wadah yang terdapat saus atau bumbu ketika bahan mentah tersebut di-marinade.

6. Hanya konsumsi makanan yang sudah matang sempurna (well done). Jangan yang masih setengah matang atau bahkan ‘medium       done’.

7. Cucilah segala peralatan yang digunakan untuk memotong dan menyimpan daging mentah, dengan menggunakan air panas dan       sabun.

8. Setelah kontak dengan daging mentah atau setengah matang, jangan langsung memegang mata, hidung atau mulut. Dengan cara     inilah telur toksoplasma masuk ke dalam tubuh.

Jika setelah mengkonsumsi makanan barbeque tersebut, ibu hamil merasa mual, pusing, keringat dingin, dan bahkan muntah, segera hubungi dokter kandungan atau segera ke Rumah Sakit.

Sumber: Babycenter.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: