KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

Sekilas Mengenai Darah Tali Pusat

Posted on: Januari 27, 2014

cord blood

Belakangan ini, manfaat darah tali pusat dan plasenta menjadi perbincangan bagi beberapa pasangan calon orang tua. Dalam tali pusat dan plasenta terdapat sel punca hematopetik atau sel punca pembentuk sel darah yang bisa dipakai mengatasi penyakit kelainan darah.

Para ilmuwan mengatakan sel punca (stem cell) sebagai harapan pengobatan masa depan. Sel punca dalam tubuh bisa diibaratkan suku cadang untuk mengganti sel-sel yang rusak karena penyakit atau mati secara alami karena faktor penuaan (degeneratif). Sel punca sendiri bisa diambil dari sumsum tulang belakang, darah tepi, atau darah tali pusat, yang akan dibiakkan dan disuntikkan lagi ke organ yang butuh perbaikan.

Sel punca dari darah tali pusat memiliki beberapa keunggulan, antara lain lebih muda dan murni, risiko sel-sel untuk menyerang tubuh sendiri lebih rendah, serta tidak perlu mencari pendonor seperti halnya pada sel punca dari sumsum tulang belakang. Selain itu sel punca dari darah tali pusat bayi memiliki tingkat kecocokan yang sempurna untuk dipakai oleh pasien sendiri kelak. Tetapi hanya ada satu kesempatan untuk mengambil darah tali pusat, yakni saat bayi dilahirkan.

Sejauh ini penyakit yang berkaitan dengan kelainan darah seperti leukimia, neuroblastoma, limfoma, talasemia, kanker tulang, atau anemia, berhasil diterapi dengan sel punca dari darah tali pusat. Sementara itu penelitian mengenai manfaat sel punca untuk mengatasi cedera otak atau cedera tulang belakang sudah mencapai tahap uji klinis.

Selain digunakan oleh pasien sendiri, sel punca tersebut juga bisa digunakan oleh kakak atau adik karena tingkat kecocokan yang tinggi.

Meski begitu, beberapa penelitian menyebutkan peluang penggunaan darah tali pusat untuk diri sendiri terbilang kecil, hanya 1:100.000.  Para ahli juga berpendapat bahwa menyimpan darah tali pusat lebih disarankan untuk mereka yang ada riwayat penyakit kelainan darah atau bayi dengan kelahiran prematur.

Salah satu kendala lain adalah pasien dewasa akan membutuhkan sel punca dalam jumlah cukup banyak yang tidak bisa dicukupi dari sel punca yang dikumpulkan saat kelahiran.

Penyimpanan darah tali pusat juga tidak menjamin bahwa sel-sel tersebut dapat digunakan untuk penyembuhan pada setiap keadaan. Pengunaannya hanya bisa ditentukan oleh dokter ahli yang menangani pasien.

Sebagai calon orang tua, keputusan ada di tangan anda. Apapun keputusannya kelak, hal tersebut pasti keputusan terbaik yang anda berdua lakukan untuk masa depan buah hati anda.

Sumber: Kompas.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: