KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

Kram Kaki Masa Kehamilan

Posted on: April 8, 2014

Image

Kram kaki, banyak dialami oleh ibu hamil. Hal ini disebabkan karena lelahnya otot kaki yang ikut ‘menanggung’ beban berat tubuh. Atau dapat juga disebabkan oleh tekanan uterus (rahim) pada pembuluh darah yang mengembalikan darah dari kaki ke jantung dan saraf yang mengarah ke kaki.

Kram pada kaki, umumnya mulai sering terjadi ketika kehamilan memasuki trimester kedua dan akan semakin seriing muncul seiring dengan semakin membesarnya perut. Hal ini, bisa terjadi kapan saja. Baik pada pagi hari, siang hari, dan biasanya lebih sering muncul pada malam hari, sehingga tidak jarang mengganggu saat tidur.

Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah kram kaki pada ibu hamil:

  1. Hindari berdiri dan duduk dengan menyilangkan kaki dalam periode waktu yang lama.
  2. Lakukan peregangan pada betis secara reguler di siang hari dan beberapa kali sebelum tidur.
  3. Putar-putar perlahan pergelangan kaki dan gerakkan jari-jari kaki ketika duduk.
  4. Sempatkan berolahraga ringan (berjalan kaki) setiap hari. Jangan dilakukan jika kondisi kehamilan tidak memungkinkan untuk melakukan olah raga (berdasarkan anjuran dokter).
  5. Hindari lelah yang berlebihan. Berbaringlah dengan posisi menghadap ke kiri untuk meningkatkan sirkulasi aliran darah yang menuju dan dari kaki.
  6. Jaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik sepanjang hari, dengan kosumsi air putih.
  7. Mandi dengan air hangat sebelum tidur agar otot kaki rileks.
  8. Konsumsi asupan kaya akan kalsium.

 

Jika kram kaki muncul, hal yang dapat dilakukan untuk mengantisipasinya adalah dengan meregangkan otot betis. Yaitu dengan meluruskan kaki, dimulai dengan meluruskan pergelangan kaki, dan perlahan lenturkan jari-jari kaki dengan menarik ke belakang ke arah punggung kaki. Ini akan terasa sedikit nyeri pada awalnya, tetapi perlahan-lahan ketegangan dan nyerinya akan berangsur hilang. Selain itu, memijat lembut bagian yang kram atau mengompresnya dengan air hangat juga akan membantu mengurangi kram.

Image

Penting untuk diperhatikan oleh ibu hamil, apabila nyeri pada otot berlangsung sangat lama dan terjadi terus menerus hampir setiap harinya, dengan disertai pembengkakan, kemerahan, memar, dan terasa panas, segera konsultasikan hal tersebut dengan dokter. Gejala-gejala tersebut, bisa jadi dikarenakan adanya pembekuan sel darah.

 

Sumber: Babycenter.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: