KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

Anemia Pada Kehamilan

Posted on: Mei 20, 2014

Image

 

Pada tanggal 10 Mei lalu, AMS (Achmad Mediana System) kembali mengadakan mini seminar. Bekerjasama dengan Prodia Lab, tema yang diangkat adalah mengenai anemia pada kehamilan. Dr Achmad Mediana SpOG, selaku narasumber membuka pembahasan dengan terlebih dahulu menjelaskan pengertian anemia. Anemia adalah kondisi dimana sel darah merah pada tubuh berkurang dalam sirkulasi darah. Kondisi ini menyebabkan ‘terhambatnya’ jalan oksigen ke seluruh jaringan.

“Penyebab anemia bermacam-macam. Bisa dikarenakan adanya faktor genetik., salah satunya adalah thalasemia. Bisa juga karena kekurangan nutrisi terutama zat besi,  ada pendarahan, toksoplasmosis, dll. Biasanya ibu hamil yang anemia, akan merasa mudah letih, sering ngantuk, pusing, sakit kepala, warna kulit pucat, tidak nafsu makan, bahkan sampai muntah dan pingsan tapi tensi masih dalam batas normal”. Papar dr Achmad Mediana SpOG.

Kasus anemia yang umum terjadi pada ibu hamil disebabkan karena kurangnya zat besi dalam darah. Sekitar 62% ibu hamil mengalami anemia jenis ini.  Hal ini disebabkan oleh kurangnya asupan makanan yang mengandung unsur zat besi. Pengobatan yang biasanya dilakukan adalah dengan  memenuhi kebutuhan zat besi melalui perbaikan pola makan atau pemberian tablet besi.

“Selain kekurangan zat besi, kurangnya asam folat juga bisa mengakibatkan anemia. Lagi-lagi hal tersebut karena asupan nutrisi yang kurang memadai kebutuhan ibu hamil. Untuk memastikan ada atau tidaknya anemia, hanya bisa didiagnosa melalui pemeriksaan darah. Biasanya dilakukan pada trimester 1 dan 3 ”. Jelas dr Achmad Mediana.

Anemia pada kehamilan jelas bukan sesuatu yang ‘enteng’. Hal ini dapat mengakibatkan keguguran, pendarahan pada persalinan, gangguan tumbuh kembang janin, bayi lahir prematur, BBLR (Berat Badan Lahir Rendah), dll.

Anemia dapat dicegah dan ditangani dengan beberapa cara, antara lain:

  1. Meningkatkan konsumsi makanan kaya zat besi dan vitamin C yang dapat diperoleh melalui asupan hewani maupun nabati.
  2. Menghindari kopi dan teh dalam jumlah berlebih, terutama jika dikonsumsi setelah makan. Karena ke dua minuman tersebut dapat menghambat penyerapan zat besi dalam usus.
  3. Tidur yang cukup.

“Hamil itu mesti rela sehat dan bahagia.”. Tegas dr Achmad Mediana, pada penghujung acara mini seminar.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: