KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

Lupus dan Kehamilan

Posted on: Juni 17, 2014

 

Hamil Vs Lupus

 

 

 

 

 

Lupus adalah penyakit oto-imun yang saat ini banyak diderita oleh wanita. Yang terjadi pada penderita lupus adalah, antibodi yang seharusnya memberantas kuman atau virus yang masuk dalam tubuh malah berbalik menyerang tubuh.

Wanita penyandang lupus bisa menjalani kehamilan dengan sehat, asalkan bukan pada masa aktif atau minimal sudah dalam masa “tenang” selama 6 bulan. Hal ini bisa dilihat dari tidak adanya keluhan fisik dan pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan hasil normal. Penyakit harus berada di bawah kontrol sebelum masa konsepsi berlangsung. Hamil ketika penyakit aktif bisa mengakibatkan keguguran, lahir mati, atau komplikasi serius. Sehingga, sangat penting, kehamilan berada dalam pantauan dokter kandungan dan kebidanan yang berpengalaman.

Salah satu masalah yang dapat mempengaruhi seorang wanita hamil yang menyandang lupus adalah pengembangan  komplikasi lupus. Biasanya sering terjadi selama trimester pertama atau kedua kehamilan. Kebanyakan komplikasi ringan dan mudah diobati dengan dosis kecil. Komplikasi lain adalah hipertensi, di mana tekanan darah dan protein dalam urin mendadak meningkat. Jika kondisi ini terjadi, perlu dilakukan perawatan segera mungkin.

Dalam kebanyakan kasus, bayi yang lahir dari ibu penderita lupus memiliki risiko cacat atau keterbelakangan mental. Saat kehamilan berlanjut, dokter secara teratur akan memeriksa detak jantung bayi dan pertumbuhannya. Sekitar 25% kehamilan lupus akan mengalami prematur, keguguran atau janin lahir mati. Dan sekitar 3% bayi yang lahir dari ibu lupus akan memiliki lupus neonatal- ruam smentara dan jumlah darah yang abnormal. Neonatal lupus biasanya akan hilang pad asaat bayi berusia 3-6 bulan dan tidak akan kambuh lagi. sekitar 1,5% dari bayi dengan lupus neonatal dilahirkan dengan kondisi jantung lemah.

Dari paparan beberapa resiko tersebut, bukan berarti menyatakan bahwa wanita dengan lupus tidak dapat hamil dan melahirkan bayi yang sehat. Tentunya, kemauan dan kesiapan penyandang lupus untuk menjalani kehamilan yang sehat menjadi faktor utama keberhasilan.

 

 

Sumber: Ayah Bunda

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: