KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

Wisata Kuliner Aman Bumil

Posted on: Agustus 20, 2014

 kuliner

Liburan identik dengan mencicipi kuliner daerah yang menjadi tempat tujuan berlibur. Namun, bagi ibu hamil, perlu mencermati pilihan kuliner yang sesuai dengan kondisi kehamilan. Terutama bagi ibu hamil dengan diabetes gestasional. Berikut adalah tips untuk tetap menikmati kuliner khas saat liburan, tanpa khawatir akan meningkatnya kadar gula darah.

  • Menghindari  minuman  penambah energi. Jika bumil merasa lemas saat jalan-jalan di area wisata,  beristirahatlah  sejenak,  daripada mengkonsumsi minuman penambah energi. Selain tidak disarankan untuk ibu hamil, minuman ini sangat tinggi tambahan gulanya.
  • Mengurangi gula pada minuman. Setiap kali memesan minuman, misalnya teh manis, jangan lupa untuk minta agar dibubuhi gula sedikit saja. Lebih baik lagi untuk memilih jus buah tanpa tambahan gula atau susu.
  • Membatasi jumlah makanan atau minuman yang dikonsumsi. Kondisi hamil bukan berarti bisa makan sebanyak-banyak dalam satu waktu. Ibu hamil memang membutuhkan ekstra kalori, tapi dengan pengaturan makan yang tepat dalam satu hari, sehingga gula darah yang dihasilkan bisa tersebar dengan baik ke seluruh tubuh.
  • Memonitor asupan gula. Asupan gula dalam sehari,  maksimal 5 sendok makan (50 gram) untuk ibu hamil normal. Gula,  tidak hanya berupa gula pasir yang ditambahkan dalam makanan atau minuman, tapi juga dari makanan manis lainnya. Oleh karenanya, ibu hamil perlu memeriksa label informasi gizi dalam makanan atau minuman kemasan. Cari tahu,  berapa kandungan karbohidrat dan kata-kata yang diakhiri dengan ‘osa’ atau ‘ol,’ seperti glukosa, fruktosa, dekstrosa, maltosa, sukrosa, laktosa, manitol, sorbitol, yang semuanya merupakan bentuk gula.
  • Bawa bekal sehat yang praktis. Bisa berupa camilan yang lebih mudah dibawa dan disimpan, namun sedikit mengandung gula tambahan,  seperti kuaci biji bunga matahari atau crackers tawar.
  • Makan 2 hingga 3 jam sekali untuk membantu menjaga kestabilan gula darah dan menghindari makan yang terlalu banyak. Dengan makan lebih sering, tubuh akan lebih mudah memroses asupan makan ibu hamil.
  • Tidak tergoda untuk makan terlalu banyak makanan khas yang tersedia di tempat liburan. Cukup satu porsi saja  dengan jarak waktu yang tidak berdekatan.
  • Tetap olahraga. Meski liburan tak berarti libur berolahraga.  Usahakan untuk tetap melakukan olahraga seperti berenang di hotel atau jalan santai di sekitar hotel.

Sumber: Ayah Bunda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: