KPLC – Kemang Pregnancy and Lactation Care

Tantangan Menyusui Anak Usia 1 Tahun

Posted on: Agustus 20, 2014

1 thn

UNICEF merekomendasikan ibu untuk tetap menyusui hingga  anak setidaknya menginjak usia 2 tahun. Untuk anak usia 2 tahun, kandungan zat imun ASI masih dapat melindungi anak dari penyakit, karena anak-anak di atas usia 1 tahun pada umumnya terpapar lebih banyak penyakit daripada saat masih bayi.

Namun, tentunya tantangan dalam menyusui anak usia 1 tahun atau lebih berbeda dengan menyusuinya saat bayi. Berikut adalah beberapa tantangan yang umum ditemui dalam memberikan ASI pada anak usia 1 tahun atau lebih:

  • Menyusu berjam-jam. Pada usia 1 tahun atau lebih, ASI hanya memenuhi kalori 30% dari kebutuhan energi total anak. Sebagian kebutuhannya dipenuhi dari makanan padatnya. Menyusu berjam-jam, biasanya terjadi pada malam hari – sebetulnya ia tidak menyusu untuk mendapat ASI tapi lebih karena ingin ngempeng. Dengan menyusu dan menempel payudara ibu, anak akan merasa lebih nyaman. Kondisi tersebut bisa diatasi dengan: 
    – Beri pelukan dan ciuman sebelum disusui, agar anak merasa tenang.

        – Pilih posisi yang nyaman.  Jika posisi tiduran, sediakan bantal atau guling untuk menyangga punggung yang miring sehingga membantu menopang punggung.

       – Lakukan bed time ritual, seperti mencuci kaki dan tangan, ganti baju piyama, baca buku, membacakan dongeng, dan berdoa bersama. Sehingga anak akan merasa lebih nyaman untuk pergi tidur tanpa harus menyusu berjam-jam.

 

  • Banyak gaya. Beragam posisi menyusu si 1 tahun mulai dari menungging, tengkurap hingga berdiri. Sebetulnya tidak semua anak melakukan banyak gaya seperti ini ketika menyusu. Atasi dengan: Biarkan saja ia bergaya. Ia sedang belajar eksplorasi diri dan kemampuannya. Namun jika Bunda merasa tidak nyaman karena payudara jadi sakit atau sedang menyusui ditempat umum, ajak anak bicara perlahan-lahan. 
  • Menggigit. Usia 1 tahun, gigi susu anak sudah mulai tumbuh lebih banyak . Tidak jarang anak dengan sengaja atau tidak sengaja menggigit puting. Atasi dengan: Ibu harus tahu kapan anak sudah puas dan sudah selesai menyusu. Segera sudahi kegiatan menyusui, jangan berikan waktu padanya untuk bermain-main yang bisa membuat anak menggigit puting.
  • Badannya makin berat. Makin bertambah usia, berat badannyapun bertambah. Berat badan ideal untuk anak usia 1 tahun mencapai 10 hingga 12 kilogram. Atasi dengan: Cari posisi menyusui paling nyaman untuk menopang berat badannya. Atau pilih posisi menyusui dengan tiduran sehingga Anda tidak perlu menahan berat badannya.
  • Tarik sana tarik sini. Biasanya karena ia sudah kenyang, bisa saja konsentrasi menyusu terpecah dan memilih bermain-main. Saat inilah biasanya ia akan menarik-narik puting ke sana kemari sehingga membuat puting sakit. Atasi dengan: Beri pengertian pelan-pelan atau beri mainan lain untuk mengalihkan perhatiaannya. Selain itu jangan berikan ia waktu untuk bermain dengan puting. Segera sudahi jika ia terlihat sudah selesai menyusu.
  • Mau kapan saja. Tiba-tiba anak teriak minta ASI sambil meremas payudara atau berusaha membuka kancing baju. Menyusui memang bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Tapi lain halnya jika saat sedang di tempat umum. Balita belum bisa melihat situasi. Atasi dengan:

     – Sebelum mengajaknya pergi ajak anak bicara terlebih dahulu agar ia tidak berteriak saat meminta ASI.

     – Jika kondisi tidak memungkinkan untuk menyusui, misalnya bukan di ruang menyusui atau saat sedang mangantri di kasir, tundalah menyusui dengan memberinya pengertian.

     – Bila anak tak sabar untuk disusui,  segera pergi ke ruang menyusui atau gunakan apron menyusui sehingga Anda tetap nyaman menyusui.

 

Sumber: Ayah Bunda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: